![]() |
Sumber: blog.reservasi.com
|
MEKSIKO - Perginya seseorang kepada sang pencipta membuat
perasaan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Namun bagi orang-orang
ditinggalkan harus bisa mengikhlaskan agar dapat tenang disana. Tidak jarang
bagi kita melihat banyak cara untuk mengenang orang yang telah pergi. Seperti
yang kita lihat di film yang baru-baru ini menggemparkan dunia dengan emosional
yang sangat sedih. ‘Coco’, film
animasi yang diterbitkan oleh Walt Disney
Pictures ini berhasil membuat khayalak baper dengan cerita keluarganya.
Berbagai daerah memiliki caranya mereka sendiri untuk mengenang. Cerita yang disuguhkan dalam film ‘Coco’ ini mengangkat tradisi Meksiko dengan memperingati Hari Kematian. Dikutip dari blog.reservasi.com, budaya ini dikenal dengan Day of the Dead alias Dia de los Muertos digelar untuk menghormati keluarga yang telah meninggal. Perayaan ini biasa digelar setiap tanggal 1 dan 2 November. Namun ada pula yang merayakan tanggal 31 Oktober di malam hari dengan mendatangi makam keluarga dan membawakan bunga serta sesajian lainnya.
Kemeriahan yang digelar dengan cara festival ini melibatkan masyarakat banyak dan dilakukan di jalan besar. Mereka akan berdandan sangat meriah dengan wajah yang dirias seperti tengkorak dan mengenakan pakaian cerah. Di setiap sudut kota juga disediakan booth face painting untuk membuat hiasan wajah. Biasanya di rumah warga akan ada meja persembahan yang berisikan bunga, makanan, lilin, dan juga foto keluarga yang sudah meninggal atau biasa disebut ofrenda.
Suatu hal dilakukan tidak mungkin tidak mempunyai pesan moral. Dia de los Muertos memiliki makna untuk tetap menghormati para leluhur ataupun keluarga yang telah tiada. Ini juga membuat hubungan antar keluarga semakin erat dan menanamkan dalam pikiran bahwa keluarga adalah prioritas utama. [zak]
Selengkapnya bisa dibaca: http://blog.reservasi.com/dia-de-los-muertos-festival-kematian-meksiko-seperti-di-film-coco/
Penulis: Zaky Fathurrahman

Comments
Post a Comment