Yee Peeng dan Loy Kratong, Tradisi Cantik di Thailand

Sumber miignon.com

BANGKOK - Festival merupakan salah satu cara bagi negara untuk memperkenalkan budaya mereka. Berbagai negara di dunia memiliki cara unik dan menarik untuk diselenggarakan tiap tahunnya. Seperti festival perang jeruk di Italia, festival la tomatino di Spanyol, festival holi di India dan masih banyak lagi. Negara Thailand merupakan salah satu negara dengan keberagaman budaya dan festival unik yang sering dirayakan. Dari sekian festival yang diselenggarakan, terdapat festival dengan keindahan tersendiri yaitu festival Yee Peeng dan Loy Krathong .

Dikutip dari laman miignon.com, Yee Peeng adalah tradisi melepaskan lentera ke langit di malam hari. Tradisi ini ditujukan untuk melepas doa dan harapan untuk mendatangkan keberuntungan. Lentera khas kerajaan yang menghiasi langit tentu membuat masyarakat berbondong-bondong meramaikan dan menikmati indahnya malam bersama keluarga atau pun orang terdekat. Doa singkat akan diucapkan terlebih dahulu sebelum menerbangkan lentera. Terkadang ada juga yang menuliskan alamat mereka di lentera, sehingga ketika ada orang yang menemukan lentera tersebut maka bisa mendapatkan uang dari pemilik lentera tersebut untuk saling berbagi nasib baik.

Selain upacara menerbangkan lentera ke udara, ada pula Loy Krathong yang dipercaya merupakan festival Brahman atau Indiac Kuno. Awalnya tradisi ini untuk memberikan penghormatan kepada tiga dewa yaitu Siwa, Wisnu dan Brahma. “Krathong” sendiri berarti gubahan khusus ala Thailand yang dibuat dari pelepah pisang dengan desain unik seperti teratai, sedangkan “Loy” berarti apung. Setelah mereka akan meletakkan lilin, dupa, dan bunga diatas krathong ini, lalu dilepaskan ke sungai dengan berbagai doa dan harapan.

Festival Yee Peeng dan Loy Krathong ini diadakan di kota Chiang Mai yang merupakan bekas ibu kota dari kerajaan Lanna. Kedua festival ini dirayakan ketika malam bulan purnama pada bulan ke-12 dalam kalender lunar tradisional Thailand. Sehingga tanggal pasti festival berubah setiap tahunnya, namun biasanya jatuh di bulan November. Festival ini memperindah dan mempercantik kota Chiang Mai di malam hari, yang membuat tradisi ini begitu istimewa dan sayang untuk dilewatkan. [ts]


Penulis:  Thassya Permata Arindra

Comments